 |
| Pantai Slopeng dengan nuansa pohon kelapa |
Pantai Slopeng merupakan salah satu Pantai Utara di
Sumenep selain Pantai Lombang.
Pantai ini terletak di Kecamatan Dasuk, 25
km dari Pusat Kota Sumenep.Pantai ini
memiliki ciri khas yaitu hamparan Pasirnya yang cukup menggunung
berhias pohon siwalan, pohon kelapa, sehingga para wisatawan dapat menikmati
keindahan laut pantai utara Madura ini dari bukit-bukit yang tergolong landai
ini. Suasana
tenang dan nyaman akan Anda dapatkan. Dengan lambaian pohon-pohon kelapa,
nuansa pantai yang khas sangat terasa.
 |
| Jajaran Pohon Siwalan |
 |
| Pasir putih yang menggunung |
 |
| Suasana pantai slopeng di senja hari |
Pesona Pantai
Slopeng akan bertambah saat senja tiba. Ada sunset yang berwarna keemasan
menyinari hamparan pasir putihnya. Bayangan Anda akan terlihat jelas saat
berdiri di pantainya dengan disinari cahaya sang senja yang tenggelam. Pantai Slopeng, adalah pantai dengan hamparan pasir putih
sepanjang 6 Km.
Di pantai ini, pengunjung biasa melewatkan waktu dengan
memancing, berjemur bagi turis asing, atau hanya untuk sekedar main di bibir
pantai bersama keluarga dan orang kekasih. Dan setelah lelah melakukan berbagai
aktivitas, Anda dapat beristirahat sambil menikmati suguhan aneka makanan
seperti rujak madura, bakso, maupun soto, diiringi dengan kelapa muda dan
siwalan segar, yang tentunya dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Jika
sedang ada event, wisatawan dapat pula menyaksikan pertunjukan musik atau
pertunjukan seni lainnya. Pengunjung juga bisa menunggang kuda yang telah
disewakan untuk pengunjung. Biasanya kuda dibeli sejak kecil, kemudian dirawat
dan dilatih, sehingga antara kuda dan pemilik biasanya telah terjalin hubungan
emosional yang dekat. Pengelola pantai memang menyediakan sebuah panggung
dengan ukuran yang cukup besar untuk keperluan pementasan seni tersebut. Hanya
saja, sampai saat ini pertunjukan kesenian itu belum bisa digelar secara rutin.
 |
| Keramaian pengunjung di Pantai Slopeng |
Pantai Slopeng ini ramai oleh pengunjung terutama pada saat
hari libur sekolah (holiday) serta pada saat hari Raya Idul Adha dan Idul Fitri
di pantai ini padat oleh pengunjung. Bahkan harga karcis masuk pun naik pada
hari-hari tersebut. Pada hari-hari biasanya yaitu Rp 2.000,00 namun jika
hari-hari besar bisa mencapai hingga Rp 10.000,00. Sama seperti halnya di
pantai Lombang, ongkos parkirnya pun sama, yaitu pengendara sepeda motor Rp
2.000,00 sedangkan pengendara mobil Rp 5.000,00. Bagi pengunjung yang ingin
mandi (bilas) karena selesai berenang di pantai ini, bisa menggunakan fasilitas
kamar mandi yang telah disediakan di pantai ini. Pengunjung yang ingin mandi
diharapkan membayar sebesar Rp 2.000,00 sedangkan pengunjung yang sekedar ingin
buang air kecil dan besar bisa membayar sebesar Rp 1.000,00. Bagi pengendara
sepeda motor yang ingin menitipkan helmnya membayar sebesar Rp 1.000,00 per
helm.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar