Minggu, 24 Juni 2012

Pantai Slopeng


Pantai Slopeng dengan nuansa pohon kelapa

Pantai Slopeng merupakan salah satu Pantai Utara di Sumenep selain Pantai Lombang.Pantai ini terletak di Kecamatan Dasuk, 25 km dari Pusat Kota Sumenep.Pantai ini memiliki ciri khas yaitu hamparan Pasirnya yang cukup menggunung berhias pohon siwalan, pohon kelapa, sehingga para wisatawan dapat menikmati keindahan laut pantai utara Madura ini dari bukit-bukit yang tergolong landai ini. Suasana tenang dan nyaman akan Anda dapatkan. Dengan lambaian pohon-pohon kelapa, nuansa pantai yang khas sangat terasa.
Jajaran Pohon Siwalan
Pasir putih yang menggunung

Suasana pantai slopeng di senja hari
Pesona Pantai Slopeng akan bertambah saat senja tiba. Ada sunset yang berwarna keemasan menyinari hamparan pasir putihnya. Bayangan Anda akan terlihat jelas saat berdiri di pantainya dengan disinari cahaya sang senja yang tenggelam. Pantai Slopeng, adalah pantai dengan hamparan pasir putih sepanjang 6 Km.
Di pantai ini, pengunjung biasa melewatkan waktu dengan memancing, berjemur bagi turis asing, atau hanya untuk sekedar main di bibir pantai bersama keluarga dan orang kekasih. Dan setelah lelah melakukan berbagai aktivitas, Anda dapat beristirahat sambil menikmati suguhan aneka makanan seperti rujak madura, bakso, maupun soto, diiringi dengan kelapa muda dan siwalan segar, yang tentunya dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Jika sedang ada event, wisatawan dapat pula menyaksikan pertunjukan musik atau pertunjukan seni lainnya. Pengunjung juga bisa menunggang kuda yang telah disewakan untuk pengunjung. Biasanya kuda dibeli sejak kecil, kemudian dirawat dan dilatih, sehingga antara kuda dan pemilik biasanya telah terjalin hubungan emosional yang dekat. Pengelola pantai memang menyediakan sebuah panggung dengan ukuran yang cukup besar untuk keperluan pementasan seni tersebut. Hanya saja, sampai saat ini pertunjukan kesenian itu belum bisa digelar secara rutin. 


Keramaian pengunjung di Pantai Slopeng
Pantai Slopeng ini ramai oleh pengunjung terutama pada saat hari libur sekolah (holiday) serta pada saat hari Raya Idul Adha dan Idul Fitri di pantai ini padat oleh pengunjung. Bahkan harga karcis masuk pun naik pada hari-hari tersebut. Pada hari-hari biasanya yaitu Rp 2.000,00 namun jika hari-hari besar bisa mencapai hingga Rp 10.000,00. Sama seperti halnya di pantai Lombang, ongkos parkirnya pun sama, yaitu pengendara sepeda motor Rp 2.000,00 sedangkan pengendara mobil Rp 5.000,00. Bagi pengunjung yang ingin mandi (bilas) karena selesai berenang di pantai ini, bisa menggunakan fasilitas kamar mandi yang telah disediakan di pantai ini. Pengunjung yang ingin mandi diharapkan membayar sebesar Rp 2.000,00 sedangkan pengunjung yang sekedar ingin buang air kecil dan besar bisa membayar sebesar Rp 1.000,00. Bagi pengendara sepeda motor yang ingin menitipkan helmnya membayar sebesar Rp 1.000,00 per helm.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar